Cari tau isi hati
Lepas kisah coba dekati
Apa mungkin bisa terbagi
Rasakan dan pahami
Andai saja kau mengerti

Tentang Hati, pada apa hendak kau ketahui
Tak susah tuk menelusuri
Andai kau mampu mengaitkan hati
Dalam genggam jemari

Aku cuma bisa berharap
Meski hanya tuk menatap
Tlah kucoba mencari jawab
Namun suara tiada terucap

Tatapan apa yang kau harap
Mampu meredam gulana
Dalam larik mata

Sungguh anugrah apa yang mendekat padaku
Begitu berharga untuk kujaga
Akan kuhabiskan malamku bersamanya

Dia …
Siapa gerangan yang membuatmu kepayang
Serasa kau ingin memeluk palung
Buang resah dan siaplah kembali berenang
Menelusuri pantai bersama ombak bergulung

Dalam lelap yang tak kunjung sirna
Hanya diam yang kubisa
Seucap suara yang mampu terucap
Lantaran hati dan bibirku tlah ia curi

Dalam diam hanya akan karam
Sebuah kata yang hendak lahir akan tenggelam
Maka bicaralah jangan terpekat malam

Ingin kuungkap semua yang tersirat
Ingin kuucap rasa yang memikat
Namun aku tak bisa
Hatiku takkan kuasa

Sampaikan pada senja
Ia cukup setia untuk menelan derita
Berlaku sabar menanti temu yang tersita
tapi ia akan indah untuk sebuah cinta

Tak mampu kutatap senja yang kau tawarkan
Sebab ia terlalu indah tuk kupegang
Aku ini seperti malam
Terselubung kelam temaram

Malam dengan temaramnya menjadi puitis
Senja dengan jingganya membalut manis
Siang dengan hangatnya tak menjadi picis
Dan pagi dengan embunya tak lelah meretas
Syukurilah itu !

Ingin aku syukuri tiap jengkal rasaku padanya
Ingin kumiliki bias tatap matanya

Maka katakan padanya !

Rumah Pohon
Renovasi dilakukan 1 April 2012
16.00 wib
Puisi lama dengan seseorang bernama yakub
Semoga berkenan untuk berkaitan kata lagi
Tabik!

Advertisements