Hei kamu !
Pria dengan uar manis
Dan senyum terkulum
Yang mengenggam sebagian rasa
Juga sebagian asap asap asa

Masihkah kau beraroma coklat brownis ?
Dilapisi selai-selai romantis
Dihiasi stroberry merah marum
Sebagai tanda sensulitas

Aku yang menggila rasamu
Kembali lidahku tersengat oleh rindu
Saat aku menerima sebungkus hadiah
Yang pernah kau tawarkan dulu

Aku ingin menjilati ceritamu
Yang sering mampir kala mentari tegak
Berakhir saat ia condong ke barat
Cukup untuk membasahi dahaga

Tapi sajian lezat itu tak lagi terhidang
Bukan untukku lagi setidaknya
Yang ada kini tinggal ampas terbuang
Tak tau harus kuapakan denganya

Hei kamu !
Pria selezat coklat kukus
Aku sungguh mengagumimu
Layaknya senja dengan ungu
Yang mengemasi hari dengan tulus
Dan akan selalu begitu
Sampai aku mampu menelanmu tanpa haus

Hei kamu !
Sadarkah kau tentang itu ?

Rumah Pohon
4 April 2012
08.00 wib

Advertisements