Pagi datang dengan gejolak
Sementara kakiku tak henti menghentak
Seakan tak sabar beranjak
Menuju tempatmu tergeletak

Dengan segera kukayuh sipedal
Meski dengan nafas tersenggal
Tapi semangat takkan pernah penggal
Aku harus mengantarmu sebelum mentari tanggal

Aiiiish ramai sekali tempat ini, tempat dimana kau hendak kuantar
Oranye pekat melengkapi seluruh dinding yang lamur
Diluar banyak sekali berjejal penjual mencoba mengais rejeki
Sementara didalam berdempet pengunjung hendak bertransaksi

Akhirnya giliranku tiba untuk ucap kata berpisah
Semoga kau tiba ditanganya dengan selamat
Dan sampaikan apa yang menjadi segala kesah
Hingga hapus semua ragu yang tlah tersemat

Pak pos tolong antar kartupos ku ya
kami berada pada tempat yang begitu jarak
Dan kami mampu membangun tembok
Yang makin menguatkan rasa

Pak pos terima kasih
Pak pos jangan terlambat
Pak pos jangan lelah
Kamipun tak letih
Meski dihantam ribuan kilo
Kami percaya pada tugasmu
Kami akan selalu menunggumu
Mengantar kartupos balasan

RUmah Pohon
6 April 2012
08.00 wib

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements