Jelang 10 Hari …
Aku belum menyiapkan sesuatu dalam bentuk apapun yang kiranya akan kuberi nanti
Pikirku dulu aku akan memberi sebuah kejutan dalam bentuk absensi
Toh selama ini rutin mengisi jadwalnya namun wujudnya tak pasti

Makin liat malam makin aku tak mampu berfikir melainkan terus mengeliat
Menekan tuts abjad kemudian menghapusnya ketika mereka hampir terikat
Ada jengah ketika mereka hendak terpaut hingga urung tuk kujadikan kalimat

Saat itu kau pasti sedang berbahagia meneguk gelas kebahagiaan bersama handai taulan
Aku hanyalah perdu yang ikut bergoyang tatkala kau mainkan musik ria dipadang bulan
Menjijitkan langkah tuk sekedar menatapun tak mampu dilakukan meski nafsu menekan

10 Hari menjelang hari perayaan sebuah pergantian usia yang baru
Hanya lilin-lilin yang mampu aku nyalakan tanda aku perduli akan metaforamu

Tak lupa doa-doa suci kupanjatkan dalam gutasi
Iringi jejakmu yang makin lama makin tipis tersapu waktu
Semoga sang lalu tak menghapusmu seutuhnya dari usia
Karena memori itu sungguh tak ingin terlupakan sama sekali
Meski sakitnya tak terperi

Kau satu dari kenangan
Mengisi kotak ingatan
Bersamanya aku melangkah
Denganya aku takkan lemah

Selamat Menginjak Usia Baru Sayang !

Rumah Pohon,
13 April 2012
00.00 wib
*kupersembahkan sebuah lagu dari dee “selamat ulang tahun”

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements