Hmmm adakah nanti berujung kontroversi ketika saya menulis ini ??? entahlah, bagi saya meskipun saya adalah seorang Rossifumi sejati namun semua yang sliwar sliwer di area moto-gp pasti akan mendapat perhatian dari saya (ceileeeeeeeh asik asik :))

Dani Pedrosa adalah pembalap yang masuk jajaran the Big Four yang didalamnya ada Valentino Rossi (kekasih tercinta neh :)), Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, dan dalam jajaran the big four hanya Dani Pedrosa seorang yang belum mengecap manisnya menjadi seorang Juara Dunia, bagi Dani Pedrosa semuanya serba nyaris-nyaris dan nyaris sejak tahun 2006.

Tahun 2006 ketika Sepeda Valentino Rossi bermasalah Dani pedrosa dengan rekan se-timnya Nicky Hayden berburu gelar juara dunia hingga Dani melakukan sebuah kesalahan fatal yaitu menabrak sepeda motor Nicky Hatden dan ia benar-benar disalahkan untuk moment itu karena Nicky Hayden kala itu dipastikan merebut gelar Juara Dunia, akhirnya Dani Pedrosa-pun harus mengalah.

Maju sedikit ke tahun kemarin 2011, tahun dimana sebenarnya Dani Pedrosa mempunyai peluang yang sama dengan Casey Stoner andaikan ia tidak cedera terlalu lama. Sebenarnya ia sudah menjalani perawatan dan siap kembali bertarung sampai tiba-tiba (alm) Marco Simoncelli menikung dan membuat ban depan Dani Pedrosa bertabrakan dengan ban belakang Simoncelli yang membuatnya tersingkir sekali lagi dari sirkuit dan memperlebar sakit bahunya yang ternyata belum sembuh benar. Sekali lagi hilanglah sebuah kesempatan untuk Dani Pedrosa

Mundur lagi 2 tahun dari tahun ini tepatnya tahun 2010 dimana saat itu yang menjadi Dunia dunia adalah Jorge Lorenzo untuk pertama kalinya dan merupakan rekan senegaranya pula. Dani Pedrosa tahun 2010 ini meraih Posisi Runner up alias juara Dua, Torehan yang bagus untuknya. Seingat saya pula tahun ini Casey Stoner masih didera problem motor dengan Ducati sedang Valentino Rossi juga mengalami Cedera.

Banyaknya seorang Dani Pedrosa mengalami nyaris maka maklum saja saja jika membuat dia sempat khawatir, saya ingat kejadiannya ketika ia bersingungan dengan Marco Simoncelli ia bahkan enggan menerima maaf darinya dikarenakan Dani amat sangat terpukul dengan kejadian itu. Tapi bukan Dani Pedrosa namanya jika ia cepat menyerah dengan keadaan tersebut, buktinya dengan tekanan yang super berat ditahun ini ia mampu menjawab tantangan beberapa pihak yang mungkin mulai meragukan performanya diatas lintasan.

Dani Pedrosa mulai menunjukan performa yang positif, biasanya dia mengambil jalur aman namun akhir-akhir ini dia fighting habis habisan, dia mampu mengeber sepedanya semaksimal mungkin, saya pikir itu bagus karena tahun ini adalah tahun pertaruhan “NOW OR NEVER” istilahnya. Sebab mulai tahun depan Moto Gp akan lebih sulit lagi, peta pertarungan mulai bergeser sebut saja sang legendaris hidup Valentino Rossi kembali bergabung dengan Yamaha, Datangnya Marc Marquez yang langsung mengisi tim inti, Pensiun dini-nya seorang Casey Stoner yang disebut-sebut akhirnya membuat Dani Pedrosa kembali disodori kontrak oleh tim Honda dengan nilai yang tidak sebegitu besar.

Dengan tekanan yang sebegitu besar saya salut terhadap performa Dani Pedrosa tahun ini, semoga tak ada lagi nyaris untuk ke-depannya asalkan dia tetap konsisten dengan jalurnya. Cetak Hatrick lagi yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Keep Fight and Never Give Up The Little Spanian Dani Pedrosa !!!

Rumah Pohon

22 Oktober 2012

09.30 wib

Advertisements