Mumpung liburan maka saya manfaatkan untuk membersihkan blog tetangga yang hendak tutup, maka satu persatu saya harus memindahkan puisi yang sudah saya buat, ternyata tak hanya memidahkan saja yang saya lakukan kemudian saya menyempatkan untuk membaca komentar para pengunjung yang membuat saya tersenyum dan bergumam dalam hati “kejadian ini tentunya takkan terulang lagi”.

Sejurus kemudian iseng-iseng membuka kotak pm (personal message), disana lebih banyak ke acara curhat, atau sekedar ajang kenalan antara kontak satu dengan yang lain dan berujung dengan bertukar nomor telpon (modus baru kala itu :)). Diantara isi curhatan tersebut ternyata saya menemukan PM yang saya tujukan untuk seseorang yang kala itu saya sukai :), secara berurutan saya membaca tulisan saya yang menurut saya pada saat ini itu adalah tulisan paling paling tidak jelas :(. Saya tidak mengerti alasan membuat tulisan itu selain sakit hati sementara hahahahha sekarang saya hanya bisa tertawa lebar ketika membacanya, padahal dahulu krtika membuatnya disertai tumpahan air mata . Berikut isi suratnya :

Jika aku menyukaimu maka aku ingin memilikimu

jika aku sayang kamu aku ingin membahagiakanmu

jika aku cinta aku akan rela berkorban untukmu

saat sedih jika aku menyukaimu aku akan berkata sudahlah jangan menangis

tapi jika aku sayang padamu aku akan diam dan menangis bersamamu

dan jika aku cinta maka aku akan membiarka kau menangis hingga tenang

jika aku menyukaimu dan kau menyakitiku aku akan marah dan tak ingin mengenalmu

tapi jika aku sayang maka aku menangis karenanya

dan jika aku cinta dan kau menyakitiku aku akan tersenyum walau itu membunuhku

suka hanya berbuat jika itu menyenangkan

sayang berbuat karena ingin selalu didekatnya

dan cinta berbuat karena tak ingin membuat seseorang yang dicintainya terluka tak perduli bagaimana keadaan kita

tak pernah kusesali semuanya

hanya jika boleh memilih

aku tak ingin mendengar kau berucap ” I LOVE U”

semakin menyakiti setelahnya tepat sehari kau bilang maafkan aku

berfikir dahulu sebelum berucap

kau tak tau bagaimana menyusun keping hati yang berkali kali pecah karena masalah sama

tapi terimakasih untuk waktu terindah dan curhatan bersama

aku berdoa terbaik untukmu

3 desember 2009

Sebenarnya malu ketika hendak memposting kembali tulisan diatas, namun karena sudah tidak ada efek yang mengejutkan bagi jantung saya maka saya beranikan diri untuk mempostingnya. Bagi saya sendiri tulisan itu berarti proses pendewasaan diri, karena peristiwa itu saya jadi banyak instropeksi diri berusaha mengerti apa yang kurang dari saya, dan berusaha menjadi lebih baik lagi.

yah inilah surat putus cinta yang lebay

silahkan menikmati dan terima kasih sudah berkunjung

Rumah Pohon

26 Oktober 2012

17.00 wib

Advertisements