Baru juga aku membuka komputer sudah ada link tentang “mencari sahabat lama”, dan parahnya aku kena timpukan itu dan jadilah aku harus menyelesaikan PR tersebut sebelum teman-teman yang akan aku  kenai timpukan ditimpuk oleh yang lain (maklum temanku sedikit cyyyyyn), tapi by the way anyway busway I just want to say thank you to raya yang sudah bersusah payah memberi timpukan padaku (believe or not ya orang yang kena timpukan adalah orang yang deket ma kamu kan ??) hehehehehhe .

Sebelumnya aku juga mau menuliskan ketentuan dalam menulis PR ini yaitu :

1. Tulisan harus berjudul “Mencari Sahabat Lama”.

2. Tulisan bertujuan untuk mencari sahabat lama.

3. Menuliskan 8 sahabat lama yang sedang atau ingin dicari.

4. Sertakan deskripsi sederhana tentang sahabat yang dicari.

5. Tuliskan 8 aturan ini di awal tulisan.

6. Tunjuk 8 teman blog untuk direkomendasikan menuliskan posting serupa.

7. Teman yang direkomendasikan boleh menuliskan posting serupa atau tidak menuliskannya.

8. Tulisan tidak boleh bertujuan untuk mendapatkan backlink.

Sahabat bagiku adalah orang yang bisa kita percayai untuk segala hal, mendukung dalam keadaan apapun, dan selalu berusaha menjaga bentuk persahabatan itu sendiri. Aku sangat jarang punya sahabat baik karena memang tidak mudah untuk mendapatkan seorang sahabat, tapi sekali menemukannya maka takkan mudah untuk melupakanya. Sahabat itu ibarat angin dia datang sesuai dengan musim, karena sahabat itu sejujurnya lambat laun akan merenggang. Merenggang dalam artian tiap orang pasti akan punya kehidupan masing-masing entah dia menikan, entah kesibukan dia akan bekerja kita takkan pernah tahu apa yang terjadi dan sesuai dengan itu kadang akan datang seseorang baru yang mengisi kedudukan sahabat lama kita. Bukan mengantikan lho ya karena tiap sahabat punya arti sendiri dan takkan pernah sama satu sama lain.

Dan inilah 8 Sahabat yang sedang aku cari :

1. Wiwik Sudiarti
Dia adalah sahabatku sejak SMP dan SMA kelas 1, dia kemudian pindah sekolah ke Madiun dan aku sempat menginap 3 hari disana. Dia merupakan teman terbaikku bahkan sampai sekarang, sayangnya menginjak tahun ketiga di SMA dia dijemput oleh ayahnya dan diajak pulang ke asalanya yaitu Padang. Sebenarnya dia sempat mengirimi aku surat sekali dengan alamat sekolahnya di Padang dan sudah aku balas tapi entah mengapa tidak pernah dibalas oleh dia, aku hanya bisa mengira-ngira mungkin surat itu tidak sampaikan pihak sekolah kepada dia. Sewaktu gempa bumi di Padang beberapa tahun lalu aku hanya bisa berdoa semoga dia selamat. Sewaktu dia masih dijawa ketika neneknya meninggal aku bermimpi neneknya datang padaku, sesaat setelah gempa padang aku juga sempat bermimpi neneknya datang tapi bersama dengan dia sambil tersenyum entah aku tidak tahu artinya tapi yang jelas aku selalu mendoakannya.

2. Fika Adriyanti
Dia merupakan sahabatku ketika aku berada dikelas 3 SD dan menjalin persahabatan hanya 3 tahun karena setelahnya justru aku yang pindah lokasi mengikuti orang tuaku. Dia itu konyol dan baik, dia anak orang kaya tapi dia tidak pernah sombong. Kala itu orang tuanya mempunyai usaha antar jemput dan aku selalu dibawa serta tanpa membayar. Kami sering mengerjakan PR bersama meski sama-sama tidak bisa kemudian bergegas ke teman kami yang lain untuk meminjam PR :). Kabar terakhir yang kudapat adalah ayahnya telah meninggal dunia dan menjadi bangkrut setelahnya aku tidak mendapat kabar lagi darinya. Aku juga berdoa semoga ia baik baik saja ditengah cobaan yang menghampirinya dan aku tahu ia kuat karena ia sahabatku.

3. Aifen

Dia juga merupakan sahabatku ketika SD, sama dengan Fika dia merupakan teman bermain yang asyik, dalam hal ini kami punya hobi yang sama yaitu suka mencari kecebong, layangan putus, kelereng kemudian dijual kembali :). Keluarganya yang cina tapi sangat humble, aifen sendiri sering berucap “bismillah” atau “alhamdulillah” dan aku sering tertawa mendengar dia berucap itu karena aneh sekali kedengaranya. Aku juga kehilangan jejaknya, beberapa tahun yang lalu aku sempat mencarinya ke Surabaya tapi ternyata temanku disanapun tidak tahu keberadaanya.

4. Retno Susanti

Salah satu sahabatku waktu SMA , sebenarnya pada masa awal aku sama sekali tidak perduli padanya tapi dia sering cerita tentang ayahnya yang suka memukul dan dia sering tidak masuk sekolah karena pemukulan tersebut, dan aku seringkali miris mendengar ceritanya membuatku berani mengadukannya kepada guru kelasku yang membuatnya dapat besekolah kembali dan sejak itu hubungan kami menjadi lebih dekat dan lebih baik. Aku juga tidak tahu keberadaanya meskipun berada dikota yang sama tapi ia merupakan anak yang tertutup jadi sedikit sekali yang bisa menjadi temannya, aku mungkin yang termasuk beruntung.

5. Erwin Sukma Wijaya

Dia teman satu sekolah denganku sejak SMP kelas 1, anaknya guanteng dan baik hati sekali. Dia juga orang yang mengirimkan kabar padaku tentang keadaan wiwik, dan dia pula yang sering menyambangiku ketika aku kuliah dimalang dan imbalannya hanya disuruh mentraktir semangkok soto ayam yang ada di Landungsari. Dia juga sering menelponku hanya untuk menanyakan kabarku. Setelah dia menikah aku kehilangan kontak denganya, aku rindu sekali dengannya, dulu kita sering menyanyi bersama dan sering curhat bersama dan dia itu jika boleh aku katakan adalah seperti sosok “matahari” dia hangat sekali dan selalu ada saat dibutuhkan.

6. Bayu

Aku lupa dengan nama panjang anak ini, padahal aku jarang melupakan nama seseorang entah tiba-tiba saja aku merasa terlupa dan bahkan sedari 3 jam yang lalu mencoba mengingatnya aku tidak bisa. Dia temanku SMP kami dulu satu kegiatan yaitu PMR dan Pramuka namun pramuka aku berhenti ditengah jalan karena tidak suka lagi. Ketika SMA kami pisah sekolah dan aku pernah berkata pada erwin bahwasannya aku sangat kangen sekali dengan bayu dan tebak 2 hari kemudian dia membawa sosok bayu ke rumahku dan aku memeluknya eraaaaat sekali sampai aku menangis. Kemudian dari sana kami sepakat untuk menjadi adik kakak, dia sering meminjam kaset-kasetku dan aku ke rumahnya untuk mengambilnya begitulah cara kami berkomunikasi sampai aku kuliah kemudia yang aku dengar dia mendapat masalah dan tak tahu rimbanya hingga kini.

7. Ervan

Anak ini adalah temanku 2 tahun pada masa Sekolah Dasar dan terang saja aku tidak ingat nama panjangnya. Waktu itu aku adalah anak pindahan dan dia satu-satunya yang mau berteman denganku (secara aku pindahan dari desa) dia memilih duduk bersamaku. Kami sama-sama sableng dan nakal sering pulang telat karena tidak mengerjakan tugas atau terlambat menulis hingga kelas siang masuk aku dan dia belum selesai. Selesai sekolah kami tidak pulang melainkan main di Candi yang ada didepan sekolah kami, hingga ketika aku akan pindah sekolah (lagi) dia terlihat sedih dan hendak memberiku kucing kesayanganya namun tidak jadi karena tanteku tidak suka dengan kucing. Sewaktu perpisahan dia menangis sejadinya, ah aku kangen dia.

8. Mathias Danu Tedja

Dia sahabatku dari masa kuliah, kami sering jalan bersama, apalagi jika aku patah hati dia adalah orang pertama yang datang ke kost-ku sambil membawa minuman ringan dan coklat, kemudian bercerita kisah lucu yang membuatku tertawa. Ketika aku KKN dan kakiku mengalami sakit karena udara dingin (flu tulang kambuh) dia langsung datang keesokan harinya dengan berjalan kaki mulai dari dewi sri sampai daerahku, padahal areanya saja menanjaaaaak sekali dan dia membawakan aku jaketnya yang sampai sekarang masih aku simpan. Kabar terakhir dia sudah menikah tapi sebelum menikah dia sempat menembakku dan aku sebenarnya hendak mengiyakan, entah kenapa aku menolaknya mungkin karena kami lebih cocok menjadi sahabat.

yes finnaly it’s done !!!

Dan Tugas berikutnya adalah melemparkan PR kepada

1. laras

2. Nurina

3. Teh Dewi

4. Dewieq

5. Priyo

6. Mbak wewet

7. Nina

8. Mbak tin

Yang kena timpuk mohon maaf sekali lagi karena pilihannya hanya kalian sih hahahahahahahahahhahahahaha

Rumah Pohon

27 Oktober 2012

12.00 wib

Advertisements