Aku menemukanmu ditumpukan daun kering lain

Hampir mengering dengan warna setengah melayu coklat

Seakan kehilangan zat hijau daunnya kau nampak pucat

Namun membuatku makin terpikat

 Kupunguti kau

 Menyimpannya dalam lembaran catatan harianku

 Seakan ingin menjadikannya sebagai saksi

 Dari sebuah Ukiran prasasti dalam hidupku

 Bahkan setelah hijaumu mengabur semua

 Dan bentukmu yang siap meremah

 Aku masih saja menekanmu diantara lembaran bukuku

 Sungguh aku tak ingin kehilanganmu

 Dari mulai kau yang beruar sirih segar

 Dan menempel pada tiap catataku

 Hingga ruarmu yang mengabur

 Aku tetap saja menciumimu

 Mengapa …. ?

Karena Daun kemukus itu kutemukan disudut halamanmu

Dan aku belum mampu menghilangkanmu

Sekalipun itu serupa kemukus

Hanya daun kemukus yang tlah mengering dari halamanmu

Sungguh ….

*fufu catatan lama yang lagi-lagi tidak ikut terpindahkan ketika pindahan

terima kasih sudah berkunjung ya

Rumah Pohon …….

 

 

 

Advertisements