Berbicara tentangmu akan menguratkan senyum simpul
Membuat mataku bergerak liar seolah takut ketahuan mencuri
Memikirkanmu serasa tangan ini tak berhenti menulis namamu dalam inisial
Menyembunyikannya dibalik tingkah laku konyol terkesan tak peduli

Berkenalan denganmu cukup membuat kakiku mampu melayang
Namun logikaku segera menekanku kembali kepelukan bumi
Menjabat tanganmu serasa terkena mantra pengikat pandang
Menyuruhku agar terus berasa didekatmu ternyata ilusi

Pesonamu mampu meruntuhkan tingginya logika yang kubangun
Agar aku tak terjerembab kedalam kubang yang sama
Hasilnya tetap saja tembok itu luluh lantah oleh sebuah rasa
Patah digerogoti hati berkalang kerinduan

G … Kau yang dingin, kau yang angkuh kau yang nampak tegar
Namun kau tak begitu bagiku

G … Kau tersakiti, kau terkhianati dan kau terluka
Itu pula yang terjadi padaku

G … Ingin ku merengkuhmu
Meski yang kurasa kau tak mengijinkanya

Maka hendak kemana semua ini
Belum bisa terjawab !

Rumah Pohon
15 Januari 2013
19.00 wib

G itu kamu dan kamu tau itu !

Advertisements