Tak jelas lagi antara kanan dan kiri
Tak paham benar tidak dengan iya
Hanya sanggup beri senyum basi
Tanda menyerah akan tiba

Menengok kebelakang tersebutlah ling
Menghadap depan bertemulah lung
Tak tahu hendak kemana kaki berjejak
Tak sadar berapa banyak gigi gemeretak

Selintas angan terasa ringan
Bebas menari meliuk kesana kemari
Tiba-tiba Byaaaar ia matiii
Tergerus kapitalis beruban

Ide matii kebiasaan sekarat
Terkungkung buah keharusan
Ling dan lung makin berhasrat
Jiwa ini makin tertekan

Dan sampai kapan semua ini mengusik ?

Rumah Pohon
19 Mei 2013
*hanya sebuah imajinasi disiang bolong*

Advertisements