Secangkir Kopi disudut malam
Coklat muda berasa suam
Sedikit pahit namun tak pekat
Selaras langit biru yang lekat

Harum Aroma menggugah rasa
Dalam cawan penuh terisi
Manis pahit bercampur gembira
Seberkas cahaya senja menari

Seseruputan membuat darah bergejolak
Sayup matapun berangsur membelalak
Ah saat yang indah tuk sedikit santai
Nikmati sisa jingga diujung hari

Seperti sore yang cepat tertelan bumi
Sejenak nanti ia cepat dingin , pasti !
Maka habiskan cepat, Sebelum ia berubah rasa
enggan tuk ditenggak, disepah pun tiada bisa

Sedikit demi sedikit habis
Tersisa ampas yang hitam pekat
senja pun bergulir tenggelam
Perlahan hanyut tak terlihat

Sejatinya hitam tak selalu menakutkan
Pun putih tak selalu bisa dinikmati
Pekat hitamnya kopi sisakan manis
Butiran tertinggal dalam kenang senja

Rumah Pohon
30 Juni 2013
20.00 wib
Bait bersama sahabatku Nurina Utami

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements