Koma
Ia duduk ditengah kalimat dengan tenang
Menanti kekasihnya datang

Titik
Ia pun tak kuasa manakala ia tersudut
Diujung kalimat tanpa mampu mendekat

Tak terperi luka itu
Menahan dekap tak pernah lekat
Tak terbantah senyap itu
Walau bejejar selusin kalimat

Koma
Ia menunggu jeda

Titik
Ia sedang membangunkan spasi

koma bertanya kepada titik “kapan kita bisa bersatu”
Titik menjawab “ketika jeda berspasi”

Rumah Pohon
4 Juli 2013
20.00 wib

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements