Pagii datang tak pernah terlambat
Ia membawa uar uar dingin
Sombong akan terlilit kulit
Hanya bersisa gigil yang tertawan

Layaknya kemarin dan juga nanti
Aku selalu berusaha mengirim sajak
Kan terangkai bersama doa suci
Semoga kau tak hilang pijak

Wahai burung gereja yang manis
Esok kepakanmu kan terasa berbeda
Dan mungkin akan kurindu sinis
Namun tetap akan percuma saja

Haii burung gereja yang baik
Tak pernah kusesali singgahmu
Maka tak patut menyalahkan pelik
Kita hanya salah dipersimpang waktu

Dan itu takkan merubah kita
Meskipun rengkuhmu tak lagi terasa

Rumah Pohon,
1 februari 2014
05.00 wib
*selamat menempuh hidup baru Burung Gereja 🙂
Doakan aku cepat menyusul
Dan aku tau Kª♏u pasti membaca ini !!!

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements