Satu nama satu cerita
Kembali tersimpan pandora
Hilang bersama waktu
Menua dalam dekap ungu

Satu nama mencoret hati
Menggaris sebarit luka
Yang mungkin ingin pergi
Tapi tak jua ingin terlupa

Satu nama dalam penggal doa
Memusnahkan segala dendam
Meredam ribuan bara
Menguapkan aliran kelam

Satu nama telah berakhir
Mungkin ia takkan terganti
Namun kala perlahan menggusur
Ia pun akan menepi sendiri

Ah pagiku tak lagi sempurna
Namun aku masih punya senja
Yang kan membelai mesra
Selepas satu nama tak lagi menjaga

Mungkin aku kan merindu
Namun takkan sewindu
Ia hanya memerlukan waktu
Untuk menetralkan ulu

Rumah Pohon,
1 februari 2014
06.00 wib

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements