Tags

Surat keempat, 4 Februari 2014

Apa ya yang harus kuucapkan ?
Hai, apa kabar, selamat pagi, ah bingung sekali !

Baiklah dimulai saja tanpa salam,
Dahulu aku sudah mengenalmu lho ditelevisi, namun hanya sebatas acara halusinasi yang aneh sekali menurutku dan dengan penampilan yang super duper aneh aduuuh sepertinya enggak banget ingin kenal denganmu.

Lambat laun kau mulai merambah diacara talk show yang sedikit demi sedikit membuatku melek tentang pemikiranmu yang unpredictable (out of the box), dan semakin hari rasanya semakin penasaran dengan aneka bentuk rupamu.

Seseorang yang tidak bisa dinilai dari penampilan luar, seseorang yang mengajarkan berfikir diluar pemikiran biasa, seseorang yang mencoba mendobrak sebuah tradisi, seseorang yang mengajak berfikir kritis hingga lebih pandai, seseorang yang mengajak lebih maju dan seseorang yang tidak mudah putus asa terhadap apapun.

Sisi lain seorang manusia yang mungkin selama ini tidak pernah terjamah oleh kamera, dan ketika terjamah maka terpesonalah semuanya. Aaah hilang kata-kataku, lenyap dalam senyap.

Dia adalah Bang Deddy Corbuzier, dan darinya aku belajar lebih banyak tentang kehidupan sebenarnya dari sisi lebih umum meskipun terkadang ada beberapa hal yang tak kumengerti.

Aku mengidolakan-mu bang Deddy 🙂

–by @elok46–
–tuk : @corbuzier–

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements